RESENSI CERPEN "Kudapan Tengah Malam"



Bagaimana kesanku saat membaca cerprn berjudul "Kudapan Tengah Malam?"


Sinopsis secara umum dari cerpen :

 Menceritakan tentang Ayah dan anak perempuan bernama Nirian yang berumur 7 tahun. Mereka tinggal di gubuk yang besarnya tidak lebih dari empat kabli empat meter, ditambah rusak dan hampir roboh. Ayah  nya bekerja serabutan dari pagi hingga malam, ia bekerja sebagai kuli panggul beras yg perhari bisa memanggul lebih dari 10 karung beras dengan satu  karung bisa mencapai 25kg, 1 karung nya diberi upah 5 ribu rupiah. Sayangnya bos tempat ayah Nirian bekerja tidak bertanggung jawab, ia sering menunda nunda sampai berminggu minggu. 
 
Sampai pada  akhirnya ayah Nirian meminta bantuan pak RT untuk membantunya meminta gaji nya di bos nya. Keesokan harinya pak RT datang dengan mengulurkan amplop kecil untuk ayah Nirian. Ayah Nirian berbinar saat melihatnya, namun beberapa detik kemudian mata harunya berbah lesu. Isi di dalam amplop tersebut hanya 200  rb dan bukan 700 rb, Ayah Nirian protes ia merasa dipermainkan. Tetapi Pak RT malah membentak Ayah Nirian.

 Dengan kaki pincang Ayah Nirian mendatangi toko bosnya untuk menghampirinya dan meminta penjelasan atas upahnya yang diberikan pada pak RT. Ayah Nirian diam mematung karena kata bosnya ia sudah diberi gaji dengan benar. Ayah  Nirian tidak tahu mana yg benar dan mana yg salah. Ia mendatangi lagi rumah pak RT  tetapi ternyata pat RT pergi ke luar kota. Ayah Nirian ditangkap oleh polisi selama 1 bulan karena lapran bos nya. 
 
Di akhir cerita menjelaskan Nirian yg menjadi sukses dan berinisiasi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal. 

Hal menarik dalam cerpenn :
 
Yang menarik dari cerpen ini yaitu cerita nya yg mengesankan dan mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan terus berusaha. Meskipun kita dari kalanhgan bawah bukan berarti  kita  tidak bisa menjadi sukses  melainkan menjadikan kita untuk kuat dan tidak menyerah untuk mencapai tujuan. 

Kritik dan Saran :

Tidak menjelaskan akhir dari Ayah Nirian, Tetapi untuk yang lainnya sudah sangat bagus.


Terimakasih untuk yang sudah membaca.

   

Komentar